Antara kau

Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus  Yang berlahan menyelusuri malam yang syahdu  Dan kuberharap kau merasakan rinduku Tiada cara yang lebih indah dalam menyampaikan salam  selain kau titipkan rindumu kepada rabbmu.  Maka akan tersampaikan itu.  Mari kita saling memantaskan diri,  berbenah pribadi, saling menjaga dan mendoakan.  Karena Doa adalah telaga rindu Bagi yang mengharapkan pertemuan.  Hatimu akan terpeluk aman dan aku pun akan dapat merasakan nya.  Sebagaimana yang engkau rasakan saat ini. Rindu yang tiada berujung temu ini... Semoga memberikan hadiah tebusan terindah untuk kehidupan kita Dan dengan kekuatan doa segala nya akan mungkin menyatu.  Sejujurnya banyak yang ingin ku Katakan, ada yang ingin ku sampaikan, namun tak mampu untuk ku utarakan.   Aku tahu mungkin saat ini kita sama" sedang menahan perih. Dan sadarkah dikau bahwa aku tidak pernah hilang. Sesungguhnya a...

Luka

Luka

Kita sudah terlalu lama lelah tapi enggan mengaku kalah
Sudah terlalu lama melawan asa yang putus dengan ganas.
Tapi seolah ingin menepis hempas luka yang menyebar bebas.

Malamku hanya mengisi perkara rindu yang terus membumbu
Sementara kamu biasa saja dengan penipisan waktu
Tak terjebak lika liku
Meski sadar telah memulai lebih dulu
Sungguh. Nona, Aku membencimu

Peralahann saja kita dicekik bosan
Lantaran tak satupun perihal diselingi pesan
Benar-benar nelangsa selama mungkin dibiarkan
Tak apa toh memang kita begini saja adanya

Kembali asing bukanlah perkara baru
Kita pernah lebih dari ini sebelumnya
Jelas kita sudah terbiasa dengan waktu itu
Mungkin hanya terselip sedikit beda

Lengkap sudah diterima langkah yang terlanjur jauh
Kesan percuma bahkan setelah kamu kutarik keluar dari perasaan jenuh. 


Komentar

Posting Komentar