Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Antara kau

Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus  Yang berlahan menyelusuri malam yang syahdu  Dan kuberharap kau merasakan rinduku Tiada cara yang lebih indah dalam menyampaikan salam  selain kau titipkan rindumu kepada rabbmu.  Maka akan tersampaikan itu.  Mari kita saling memantaskan diri,  berbenah pribadi, saling menjaga dan mendoakan.  Karena Doa adalah telaga rindu Bagi yang mengharapkan pertemuan.  Hatimu akan terpeluk aman dan aku pun akan dapat merasakan nya.  Sebagaimana yang engkau rasakan saat ini. Rindu yang tiada berujung temu ini... Semoga memberikan hadiah tebusan terindah untuk kehidupan kita Dan dengan kekuatan doa segala nya akan mungkin menyatu.  Sejujurnya banyak yang ingin ku Katakan, ada yang ingin ku sampaikan, namun tak mampu untuk ku utarakan.   Aku tahu mungkin saat ini kita sama" sedang menahan perih. Dan sadarkah dikau bahwa aku tidak pernah hilang. Sesungguhnya a...

Filosofi Pion

Pernah bermain catur? Apakah Anda tahu pion? Ya, prajurit kecil yang berada di barisan paling depan. Bukan hanya paling depan. Mereka bahkan diciptakan untuk tak pernah mundur ! Sekali maju, tiada kata mundur. Sekali layar terkembang, pantang untuk disurutkan kembali. Seperti itulah mental para fighter, para pejuang. Sekali memiliki tekad, keyakinan, mereka akan terus memperjuangkannya dengan penuh ketekunan dan kesabaran. Cemoohan, keraguan atau upaya orang lain untuk mengurungkan langkah takkan pernah membuatnya mundur! Lalu bagaimana dengan kita? Apakah filosofi pion itu hadir dalam hidup kita? Apakah mimpi besar kita? Apakah cita-cita masa depan kita? Berapa penghalang yang sekarang sedang menghadang semua itu? Apakah ada niat kita untuk berhenti? Atau mundur? Karena seakan penghalang itu seperti tak ada habisnya? Sahabat! Para pejuang, para pemenang, orang-orang sukses, orang-orang besar adalah selalu menghadapi tantangan besar dalam kehidupannya. Bahkan bisa jadi penghalang yang ...

Rintihan

Stop Dunia, hentikan langkah mu sejenak. izinkan ku berbisik mesra dengan Rabbku. akan kupeluk erat ke lubuk hati  hingga tiada celah yang bisa kau tembus antara aku dengan-Nya. Akan ku musyawarah kan banyak kisahku hingga ku dapatkan solusi terbaik.  Letih sudah melangkah tanpa arah  sejak kepulangan kekasih ke pangkuan bumi  seakan hilang sudah peta.  Padahal ia dekat  sudah kah datang solusi..? atau kami yang kurang sabar menanti?  Api serasa masih aktif menjalar kapankah akan di siram air ke arah kobaran.. Engkau tahu bahwa keperihan nya juga menjadi keperihan ku. Maka ku harapkan keajaiban mu... Dear my self jadilah bahu yang kuat Tetap semangat walau dihantam benturan yang hebat. #tinta_abida عبيدة المحفوظة

Luka

Luka Kita sudah terlalu lama lelah tapi enggan mengaku kalah Sudah terlalu lama melawan asa yang putus dengan ganas. Tapi seolah ingin menepis hempas luka yang menyebar bebas. Malamku hanya mengisi perkara rindu yang terus membumbu Sementara kamu biasa saja dengan penipisan waktu Tak terjebak lika liku Meski sadar telah memulai lebih dulu Sungguh. Nona, Aku membencimu Peralahann saja kita dicekik bosan Lantaran tak satupun perihal diselingi pesan Benar-benar nelangsa selama mungkin dibiarkan Tak apa toh memang kita begini saja adanya Kembali asing bukanlah perkara baru Kita pernah lebih dari ini sebelumnya Jelas kita sudah terbiasa dengan waktu itu Mungkin hanya terselip sedikit beda Lengkap sudah diterima langkah yang terlanjur jauh Kesan percuma bahkan setelah kamu kutarik keluar dari perasaan jenuh. 

Bulan Dikekang Malam

Andaikan kabut tak menyulam hari Hingga berlarut larut Andaikan hidup ada harapan Mencintaimu sebagai bagian terindah dihidupku Tak kubiarkan kau tak bahagia Berjuta fatwa cinta yang ada Mengantarku pada kenyataan Hatiku memeluk bayang bayang Ingin denganmu tapi tak bisa Aku bukan aku yang dulu Namun cintaku seperti dulu Merelakanmu aku merasa Bagai bulan di kekang malam Mencintaimu sebagai bagian terindah dihidupku Tak kubiarkan kau tak bahagia Berjuta fatwa cinta yang ada Mengantarku pada kenyataan Hatiku memeluk bayang bayang Ingin denganmu tapi tak bisa Aku bukan aku yang dulu Namun cintaku seperti dulu Merelakanmu aku merasa Bagai bulan di kekang malam Aku ikhlaskan segalanya Walau cintaku lebam membiru Sakit namun aku bahagia Ku terima sgala takdir cinta (bulan dikekang malam bulan dikekang malam bulan dikekang malam) Bulan di kekang malam By Rossa

Berbunga lalu Layu

Bingung dan bimbang saat di dekatmu Hati seolah menahanku Tak tahu harus bagaimana Kau tarik, lalu kau ulur lagi Hingga ku bisa merasakan Cinta yang lama kunanti Berapa lama ku harus menunggu Sampai ku bisa bahagia denganmu? Bisakah kau berhenti tarik ulur Hubungan kita? Rindu rasanya, kau tak di dekatku Hati seolah memanggilmu Tak tahu harus bagaimana Kau ulur, lalu kau tarik lagi Berapa lama ku harus menunggu Sampai ku bisa bahagia denganmu? Bisakah kau berhenti tarik ulur Hubungan kita? (Tentang kita) Beriku kepastian Kau memang tak pasti (cinta kita tak pasti) Cepatlah, ambil langkahmu (cepat, cepat, cepat) Jangan tarik ulur cinta Berapa lama ku harus menunggu Sampai ku bisa bahagia denganmu? Bisakah kau berhenti tarik ulur Hubungan kita? (Bisakah dirimu) Bisakah dirimu memilih diriku? Bisakah dirimu hadir di sini? Kembali kepadaku Hari ini ataupun esok Kar'na sungguh sakit rasanya Berbunga, lalu layu # by lagu : Shakira Jasmine

Hilang...?

Gambar
Bimbang, Resah, gelisah, Bingung, Sedih bercampur. namun... tiada berarti tanpa berbuat. Tak Bergeming Tak kuasa... Hanya mampu terdiam memandang dari kejauhan... Tak melakukan pergerakan maju apapun. Saat ku berusaha dekat kau menjauh.  Saat ku jauh kau mencari.  saat ku kembali kau pergi lagi. hingga hilang tak berkabar. lalu saat ku mulai sadar diri... Dan juga menjauh karena dirasa sudah tak ada lagi respect yang pantas. Bingung terasa kau ombang ambingkan. Namun kini ku sadar Dan kini tak ingin lagi berharap akan ku hentikan sesuai dengan lajunya.  Entah apa mungkin seperti nya memang ini yang sebenarnya kau mau dari ku lepas.. Hingga kini kita sama sama seperti asing kembali. Yang dekat menjadi jauh, maka yang jauh akan semakin jauh lalu menghilang... terlepas tak tersisa... Bahkan mungkin tiada dikenang. Apakah engkau yang disana merasakan hal yang sama...? #Jawab!harusbagaimanakahaku