Antara kau

Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus  Yang berlahan menyelusuri malam yang syahdu  Dan kuberharap kau merasakan rinduku Tiada cara yang lebih indah dalam menyampaikan salam  selain kau titipkan rindumu kepada rabbmu.  Maka akan tersampaikan itu.  Mari kita saling memantaskan diri,  berbenah pribadi, saling menjaga dan mendoakan.  Karena Doa adalah telaga rindu Bagi yang mengharapkan pertemuan.  Hatimu akan terpeluk aman dan aku pun akan dapat merasakan nya.  Sebagaimana yang engkau rasakan saat ini. Rindu yang tiada berujung temu ini... Semoga memberikan hadiah tebusan terindah untuk kehidupan kita Dan dengan kekuatan doa segala nya akan mungkin menyatu.  Sejujurnya banyak yang ingin ku Katakan, ada yang ingin ku sampaikan, namun tak mampu untuk ku utarakan.   Aku tahu mungkin saat ini kita sama" sedang menahan perih. Dan sadarkah dikau bahwa aku tidak pernah hilang. Sesungguhnya a...

kamu

Haii...
Aku menemukan mu...
Sosok penyabar dan bijak yang membuatku kagum akan karakter sabar dewa mu.
Yang mampu bertahan atas segala kesalahan dan sikap burukku dan yang selalu mencoba membantu ku, membimbingku untuk memperbaiki imanku yang naik turun.

Haii...
Hati yang baik yang selama ini telah bersedia menerima setiap kekurangan ku dan bersedia bertahan untuk tetap berada dekat disisiku.

Haii...
Engkau yang pandai mengelola emosi yang berusaha bertahan demi mempertahankan hubungan.

Haii...
Kau yang selalu berusaha untuk kuat dan menahan setiap kesedihan dengan berbagai hiburan padahal didalam mu sedang remuk hanya demi aku tersenyum.

Haii...
Kau Jemari yang kuharap bisa ku genggam namun sulit ku raih karena terhalang jarak, status dalam Syara', dan Tentunya kau yang sekarang dengan perasaannya yang sudah berbeda.

Kepada mu yang pernah ku sebut dalam doa..
Aku hanya ingin sampaikan bahwa kamu hebat, kamu baik, kamu kuat, namun aku tahu semua itu ada batasnya begitu pula kesabaran.

Saat aku mulai memahami dan menyadari segalanya, namun ku rasa kini sadar ku sudah terlambat. Tidak ada yang bisa ku lakukan meski hanya sekedar berharap kembali karena sejatinya aku tidak pantas untuk mengambil hak. Dan kita tahu bahwa sesungguhnya kita saling merasa rendah satu sama lain sehingga mengalami kegusaran dan kebingungan yang sama.

Aku hanya akan katakan yang tersimpan dalam relung ku...
Terima kasih telah mencoba berusaha untuk bertahan hingga titik ini.
Terima kasih pernah hadir memberikan banyak lukisan berwarna dan memberi ku banyak pengalaman juga pelajaran berharga yang belum pernah ku dapatkan dari siapapun sebelum nya. Dan aku akan katakan bahwa aku tidak menyesal berjumpa dengan mu melainkan aku bersyukur Allah telah mempertemukan kita. Banyak hal yang telah terjadi, banyak hal yang berubah dalam perjumpaan ini. Karena sejatinya tidak ada yang sia" dalam sebuah perjumpaan. Pasti semua tersimpan hikmah nya dan aku telah menemukan hikmah tersebut untuk hidup ku. Maka aku akan tetap mengenang nya sebagai destinasi berharga dalam hidup.

Maaf beribu maaf atas segala sikap ku yang berlebihan, yang susah menaruh kepercayaan karena takut akan kekecewaan lagi. Diriku yang tidak pernah bisa mengerti dan yang terlambat memahami. Maaf kan ketidak pekaan selama itu sehingga kini membuat mu lelah.

Sesungguhnya Aku tidak memiliki kuasa apapun atas rasamu. Datang dan pergi mu adalah goresan sang pencipta dalam jalanku.

Tidak ada yang akan dituding dalam hal ini karena ini sudah menjadi bagian dari takdir semesta.
Apapun keputusan nya, apapun hasil akhirnya, jangan cemas jangan takut dan jangan khawatir kan aku. Katakan saja apa sebenarnya yang kamu inginkan. karena aku akan katakan bahwa sekarang aku sudah ikhlas jika memang kamu ingin pergi. mengikhlaskan segala yang pernah terjadi selama ini. meski hanya berakhir kenangan yang didalamnya akan tetap menjadi pelajaran berharga untuk kita.

Untuk mu seseorang yang kini sudah dengan perasaan yang berbeda, Berbahagialah... aku ingin kamu mencapai kebebasan mu dengan bentuk yang lebih baik. Kamu bebas memilih jalan mu. Tentukan apa yang sebenarnya kau inginkan dan kau cari. katakan saja sebenarnya..
Cerna lalu gapailah keinginan mu itu.
bagaimana pun kabarmu, semoga kamu baik baik saja disana. Kamu pantas mendapatkan yang terbaik, kamu berhak bahagia dengan pilihan mu. 
Berbahagialah..
Karena bahagiamu, bahagia ku juga...
Semoga Allah selalu menyertai langkah mu...
Amiin...

Terima kasih atas segala rasa yang pernah kau berikan untuk ku...
#Bytintaabida

Komentar

  1. Tuhan...
    Kenapa engkau tidak satukan
    Kenapa kemudian engkau pisahkan
    Bukankah engkau maha tahu bahwa perasaan kami terlanjur dalam.
    Terlampau jauh
    Terlanjur jauh.

    Tuhan...
    Engkau tahu apa yang aku tidak ketahui
    Mungkinkah aku tidak mendapat sedikit jawaban samar.
    Sedikit saja
    Sebentar saja

    BalasHapus
  2. Perasaan aku tidak sedang mengupas bawang. 😢

    BalasHapus

Posting Komentar