Antara kau

Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus  Yang berlahan menyelusuri malam yang syahdu  Dan kuberharap kau merasakan rinduku Tiada cara yang lebih indah dalam menyampaikan salam  selain kau titipkan rindumu kepada rabbmu.  Maka akan tersampaikan itu.  Mari kita saling memantaskan diri,  berbenah pribadi, saling menjaga dan mendoakan.  Karena Doa adalah telaga rindu Bagi yang mengharapkan pertemuan.  Hatimu akan terpeluk aman dan aku pun akan dapat merasakan nya.  Sebagaimana yang engkau rasakan saat ini. Rindu yang tiada berujung temu ini... Semoga memberikan hadiah tebusan terindah untuk kehidupan kita Dan dengan kekuatan doa segala nya akan mungkin menyatu.  Sejujurnya banyak yang ingin ku Katakan, ada yang ingin ku sampaikan, namun tak mampu untuk ku utarakan.   Aku tahu mungkin saat ini kita sama" sedang menahan perih. Dan sadarkah dikau bahwa aku tidak pernah hilang. Sesungguhnya a...

Baik Baik saja

BAIK-BAIK SAJA

Sesungguhnya aku ingin tetap baik-baik saja. 
Mengabarkan tentang garis pantai yang dihuni sunyi.
Camar pun kehilangan riuh ombak. 

Saat rasa dikukuhkan, 
angin kehilangan desir. 
Berikan kabar tentang hari ini. 

Rindu yang terperam. 
Berharap kau datang dengan seikat bunga di balik bahumu, 
dengan keindahannya yang katamu kau curi dari senyumku. 

Tetapi kini kita berjarak
menjadi dua rupa. 

Bersama puisi kita menulis kisah. 
Mencoba mengekang airmata. 

Sepeninggalmu diantara riuh dermaga, 
terngiang..., 
katamu : "Suatu hari kita pasti akan bertemu di pojok kafe yang jazzy dengan segelas cappucino dalam tumbler yang sama." 
Kataku, " Dan mungkin kita akan memiliki candaan yang tak lagi sama, saat asin airmata memilih untuk mengalir tersebab sesuatu yang berbeda. 

Tetapi selamanya saja
kita dicukupkan waktu melewati hari-hari sulit. Masa di mana seluruh ruang yang kita tempati menerima dan menemukan. 
Maka selamanya kita  menjadi penghuni
pada kisah yang segera usai
Aku duduk memandang langit
kamu duduk memandang langit
Kita sama - sama menjadi penikmat sunyi. Hingga semua dijelaskan waktu oleh puisi dlm keindahan cinta sjati
yang tak harus memiliki. 


Have a lovely weekend

©Deni Susanti Ferisade/PC Fatayat Kota Mojokerto
20.27 WIB
17 September 2022

Komentar